Aksi Warga Bungku Tengah: Teriakan Kepedulian untuk Keberlanjutan Lingkungan dan Masa Depan!

NULL

Mei 24, 2025 - 05:40
 0  0
Aksi Warga Bungku Tengah: Teriakan Kepedulian untuk Keberlanjutan Lingkungan dan Masa Depan!
Foto : Aliansi Tepeasa Moroso Menggelar Aksi Bentang Spanduk

BUNGKU TENGAH - Dipicu oleh kekhawatiran akan dampak lingkungan dan sosial dari aktivitas pertambangan, warga Kecamatan Bungku Tengah melakukan aksi penolakan terhadap keberadaan IUP baru di wilayah mereka. Dalam aksinya, para warga membawa spanduk dan poster yang memuat tuntutan mereka untuk mencabut IUP tersebut. Dengan tekad yang kuat, mereka membentangkan spanduk di berbagai desa di Bungku Tengah dan dengan keras menyuarakan aspirasi mereka. Mereka menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan alam dan lingkungan serta perlunya melibatkan masyarakat setempat dalam pengambilan keputusan terkait sumber daya alam.

Aktivitas pertambangan yang luas di wilayah Kabupaten Morowali telah mengkhawatirkan warga seiring berkurangnya hutan di daratan tersebut. Wilayah Bungku Tengah menjadi harapan terakhir bagi masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan yang tersisa. Dalam konteks ini, kehadiran IUP baru semakin memperparah kekhawatiran masyarakat akan dampak lingkungan yang lebih luas. Dampak negatif tersebut antara lain kerusakan hutan, pencemaran air dan tanah, serta hilangnya habitat bagi flora dan fauna yang unik.

Selain dampak lingkungan, aktivitas pertambangan juga berdampak sosial. Banyak warga setempat yang menggantungkan hidup mereka pada hasil hutan, seperti berkebun. Dengan hilangnya hutan akibat pertambangan, mata pencaharian mereka terancam. Oleh karena itu, keberadaan IUP baru di Bungku Tengah semakin memperbesar ketidakpastian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Masyarakat Bungku Tengah memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan dan pentingnya menjaga sumber daya alam untuk generasi mendatang. Dalam aksi penolakan IUP, warga menuntut pemerintah untuk menghormati aspirasi mereka. Mereka meyakini bahwa hutan Bungku Tengah adalah harta berharga yang harus dijaga dan dilestarikan.

Untuk mencapai keberlanjutan lingkungan, penting bagi pihak terkait, terutama pemerintah daerah dan instansi terkait, untuk melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait sumber daya alam. Partisipasi masyarakat setempat dalam pembentukan kebijakan akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kebutuhan lokal dan memastikan bahwa keputusan yang diambil memperhatikan kepentingan jangka panjang masyarakat serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Hingga saat ini, pihak pemerintah daerah dan instansi terkait belum merilis secara resmi tanggapan atas penolakan warga terhadap IUP baru. Perkembangan ini menjadi sorotan publik, dan masyarakat serta pihak terkait menantikan keputusan yang akan diambil oleh pemerintah terkait IUP tersebut.

Masyarakat Bungku Tengah berharap bahwa suara mereka didengar dan langkah-langkah yang diambil akan mempertimbangkan kepentingan jangka panjang masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. Perlindungan hutan dan isu lingkungan harus menjadi fokus utama dalam diskusi ini, dengan memastikan bahwa tindakan yang diambil melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.