Desa Puungkoilu Bersatu Melawan Rencana Pertambangan: Melindungi Lingkungan, Menjaga Kesejahteraan

NULL

Mei 24, 2025 - 05:39
 0  0
Desa Puungkoilu Bersatu Melawan Rencana Pertambangan: Melindungi Lingkungan, Menjaga Kesejahteraan
NULL

BUNGKU TENGAH, 15 Juli 2023 - Ketua Karang Taruna desa puungkoilu, Asrianto Mandura, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap rencana aktivitas pertambangan yang direncanakan di seluruh wilayah Desa Puungkoilu. Pernyataan ini didasarkan pada hasil musyawarah desa yang menyatakan penolakan terhadap kegiatan pertambangan di wilayah tersebut pada acara musyawarah desa pada Rabu, 12 Agustus 2020.

Asrianto Mandura, yang konsisten dalam sikapnya, telah secara tegas menolak keberadaan perusahaan tambang di Desa Puungkoilu sejak tahun 2020. Hal ini terlihat dari petisi yang ditandatangani oleh pemerintah desa, Karang Taruna, dan masyarakat pada tahun tersebut.

Dalam penolakannya kali ini, Asrianto Mandura menentang rencana aktivitas pertambangan yang diusung oleh PT. Batu Alam Prima. Perusahaan tersebut telah memperoleh izin dengan nomor SK 540/9/WIUP/DPMPTSP/2023 yang berlaku sejak 30 Januari 2023 dengan tahapan kegiatan pencadangan. Wilayah yang direncanakan untuk pertambangan mencakup Desa Puungkoilu dan Desa Lahuafu dengan luas wilayah sebesar 22,02 hektar.

Penolakan ini juga mendapat dukungan dari hasil musyawarah desa pada tahun 2020 yang telah menyatakan sikap menolak adanya aktivitas pertambangan di Desa Puungkoilu. Surat pernyataan tersebut telah ditandatangani oleh kepala desa dan kepala Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Puungkoilu , serta tokoh masyarakat Desa Puungkoilu.

Asrianto Mandura menegaskan bahwa penolakan ini didasarkan pada kepedulian terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan wilayah Desa Puungkoilu. Karang Taruna Tumbu Meroga bersama dengan masyarakat setempat akan terus memperjuangkan keberlangsungan dan perlindungan lingkungan serta hak-hak masyarakat Desa Puungkoilu.

Belum ada tanggapan resmi dari Pihak PT. Batu Alam Prima yang kami dapatkan terkait penolakan ini. Namun, penolakan yang diungkapkan oleh Asrianto Mandura dan dukungan dari masyarakat setempat menunjukkan adanya keberatan yang serius terhadap rencana aktivitas pertambangan tersebut.

Dengan penolakan ini, Desa Puungkoilu menunjukkan komitmen dan kebersamaan dalam menjaga lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat. Penolakan terhadap kegiatan pertambangan menjadi bagian dari perjuangan untuk menjaga keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat Desa Puungkoilu.