Lima Ekskavator Misterius Ditemukan di Sungai Desa Bente, Warga Khawatirkan Aktivitas Ilegal

Lima unit ekskavator ditemukan secara misterius di Sungai Desa Bente pada 29 Desember 2025, memicu dugaan kuat adanya aktivitas penambangan ilegal. Warga setempat khawatir karena operasi pengerukan material sungai ini diduga telah berjalan selama dua bulan tanpa izin pertambangan resmi dari wilayah desa. Masyarakat Desa Bente mengecam keras kegiatan tersebut dan menuntut aparat berwenang segera mengambil tindakan, sementara tanggapan dari Kepala Desa masih ditunggu.

Desember 29, 2025 - 15:54
Desember 29, 2025 - 15:57
 0  156
Lima Ekskavator Misterius Ditemukan di Sungai Desa Bente, Warga Khawatirkan Aktivitas Ilegal
Excavator Parkir Di Dekat Sungai Desa Bente

Bungku Tengah – Aktivitas yang dicurigai ilegal ini pertama kali disadari oleh salah seorang warga yang hendak menuju kebunnya. Warga tersebut terkejut mendapati empat unit ekskavator terparkir di area perkebunan, sementara satu unit lainnya sudah berada di dalam aliran Sungai Bente, lokasi di mana material sungai diduga dikeruk secara masif.

Ekskavator diduga melakukan penambangan ilegal di Sungai Desa Bente

Berdasarkan pengakuan warga, operasi pengerukan material sungai oleh alat-alat berat ini diyakini sudah berjalan sekitar dua bulan terakhir.

Dampak dari dugaan penambangan tanpa izin ini dikhawatirkan mengancam kelestarian ekosistem sungai yang menjadi sumber kehidupan warga lokal. Mengingat status Desa Bente yang dikonfirmasi tidak memiliki izin resmi untuk kegiatan galian C atau pertambangan jenis apa pun, keberadaan dan operasi alat berat tersebut dianggap sebagai pelanggaran hukum yang serius oleh masyarakat.

“Kami melihat sendiri alat-alat berat itu terparkir, bahkan satu ada di sungai. Kabarnya sudah dua bulan mereka mengambil material di sini. Kami dari masyarakat Desa Bente mengecam keras, jangan ada galian ilegal di sungai kami. Sungai ini aset desa, kami meminta aparat segera bertindak tegas. Hingga kini, kami belum mendapat penjelasan dari pemerintah desa.”
— Ambolato

Hingga berita ini ditayangkan, dugaan penambangan ilegal yang melibatkan lima unit ekskavator di Sungai Desa Bente masih belum mendapat tanggapan resmi. Pihak Kepala Desa dan aparat desa setempat belum memberikan pernyataan terkait penemuan alat berat ini dan langkah apa yang akan diambil untuk menindaklanjuti kecaman warga. Masyarakat berharap otoritas terkait segera melakukan investigasi dan penertiban demi menjaga lingkungan lokal.