Misteri Hewan Ternak Bebas: Warga Desa Bente dan Ancaman di Jalan Raya

NULL

Mei 24, 2025 - 05:39
 0  0
Misteri Hewan Ternak Bebas: Warga Desa Bente dan Ancaman di Jalan Raya
Foto Hewan Ternak Sapi di Jalur 16 Desa Bente

BUNGKU TENGAH - Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, menjadi saksi dari meningkatnya kekhawatiran warga terkait maraknya hewan ternak sapi yang berkeliaran bebas di wilayah tersebut. Warga desa merasa terganggu dengan keberadaan sapi-sapi tersebut yang merusak tanaman mereka. Keluhan tersebut terungkap melalui grup informasi WhatsApp desa, di mana salah satu warga secara tegas mendesak pemerintah desa untuk membuat aturan yang tegas bagi pemilik hewan ternak.

Menanggapi desakan tersebut, Kepala Desa Bente, Erwin Kudrat, memberikan tanggapannya. Beliau menyebutkan bahwa telah ada peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang pemeliharaan hewan ternak, dan menjelaskan bahwa tugas penegak hukum dari Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) adalah untuk menertibkan hewan-hewan ternak tersebut.

Namun, sayangnya, fakta di lapangan menunjukkan bahwa peraturan daerah tersebut tidak dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku. Warga semakin khawatir dengan kondisi ini, karena bukan hanya di Desa Bente, tetapi juga di sepanjang jalan umum di wilayah tersebut, sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat hewan ternak sapi yang tiba-tiba melintas dan menyeberang di jalan.

Kejadian-kejadian tersebut semakin memperuncing ketegangan antara warga dan pemilik hewan ternak, serta memunculkan kebutuhan akan penanganan yang lebih serius terhadap masalah ini. Warga berharap agar pemerintah desa dapat mengambil langkah-langkah yang tegas untuk menyelesaikan permasalahan ini dengan melibatkan semua pihak terkait, termasuk Pol PP, agar dapat menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Desa Bente serta pengguna jalan umum.

Diharapkan, tindakan yang segera diambil oleh pemerintah desa dan pihak terkait dapat mengatasi masalah ini secara efektif, sehingga masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang harmonis dan terhindar dari risiko kecelakaan akibat keberadaan hewan ternak yang tidak terkendali.