Aliansi Tepeasa Moroso Terus Menyuarakan Penolakan Penerbitan IUP di Wilayah Bungku Tengah

Juli 14, 2023 - 18:56
Juli 14, 2023 - 19:04
 0  47
Aliansi Tepeasa Moroso Terus Menyuarakan Penolakan Penerbitan IUP di Wilayah Bungku Tengah
Foto Bentangan Spanduk Di Depan Kantor Bupati Morowali

BUNGKU TENGAH  - Aliansi Tepeasa Moroso, sebuah kelompok masyarakat yang terdiri dari berbagai elemen, terus menggalang dukungan dan menyuarakan penolakan terhadap penerbitan Izin Usaha Pertambangan (IUP) di wilayah Bungku Tengah. Aksi mereka semakin tampak dengan dibentangkannya sejumlah spanduk di berbagai sudut kota Bungku.

Spanduk-spanduk tersebut memuat pesan-pesan tegas yang menentang penerbitan IUP di wilayah tersebut. Pesan-pesan tersebut antara lain "Lindungi Alam, Tolak IUP di Bungku Tengah!" dan "Jaga Kelestarian Lingkungan, Stop Eksploitasi Tambang!"

Tidak hanya itu, Aliansi Tepeasa Moroso juga memilih untuk memajang spanduk besar di depan kantor bupati Morowali sebagai bentuk protes mereka terhadap kebijakan pemerintah daerah terkait penerbitan IUP. Dengan langkah ini, mereka berharap agar suara penolakan mereka didengar oleh pihak berwenang dan masyarakat luas.

Aliansi Tepeasa Moroso memiliki alasan kuat dalam menentang penerbitan IUP di wilayah Bungku Tengah. Mereka mengkhawatirkan dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh aktivitas pertambangan terhadap lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat setempat. Mereka berpendapat bahwa eksploitasi tambang dapat merusak ekosistem alam, mengancam keberlanjutan sumber daya alam, serta berpotensi menimbulkan konflik sosial di wilayah tersebut.

Dalam upaya mereka menyuarakan penolakan ini, Aliansi Tepeasa Moroso juga telah melakukan berbagai kegiatan sosialisasi dan kampanye untuk mengedukasi masyarakat tentang dampak negatif pertambangan. Mereka berharap agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mempertahankan keberlanjutan sumber daya alam.

Hingga saat ini, pemerintah daerah Morowali belum memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan Aliansi Tepeasa Moroso. Namun, dengan semakin meluasnya dukungan dan perhatian terhadap isu ini, diharapkan pihak berwenang akan segera merespons dan mempertimbangkan ulang kebijakan terkait penerbitan IUP di wilayah Bungku Tengah.

Aliansi Tepeasa Moroso berkomitmen untuk terus menyuarakan penolakan mereka secara damai dan bertanggung jawab. Mereka berharap bahwa suara mereka akan didengar oleh pemerintah dan masyarakat luas, sehingga langkah-langkah yang diambil dalam pengelolaan sumber daya alam dapat memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.