Warga Tutup Akses Industri Huabao: Tuntut Pemecatan Permanen Manajer Security yang Tersangka Pelecehan Seksual

NULL

Mei 24, 2025 - 05:41
 0  0
Warga Tutup Akses Industri Huabao: Tuntut Pemecatan Permanen Manajer Security yang Tersangka Pelecehan Seksual
Warga Lingkar Industri Bertahan Hingga Malam Hari Di Jalan Houling

BUNGKU BARAT, Senin (28/8) - Tensi di Lingkar Industri Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP)/BTIIG Kecamatan Bungku Barat semakin memanas. Hingga Senin malam, sekitar 50 warga setempat masih melakukan aksi penutupan akses jalan houling di kawasan industri ini. Aksi ini dilatarbelakangi oleh sebuah kasus pelecehan seksual yang melibatkan MK, Manajer Security di PT BTIIG.


Sebagai respons atas tuntutan masyarakat, pihak PT INDONESIA HUABAO INDUSTRIAL PARK telah mengeluarkan surat keputusan tertulis yang dinonaktifkan status MK sebagai karyawan dan membebaskannya dari segala jabatan dan tanggung jawab mulai tanggal 28 Agustus 2023 hingga waktu yang belum bisa ditentukan.


Namun, warga yang berprotes merasa bahwa tindakan perusahaan ini tidak cukup. Mereka menuntut pemecatan MK secara permanen, mengingat ia sudah berstatus sebagai tersangka dan telah ditahan oleh pihak berwajib.

"Kami merasa tindakan dari pihak perusahaan masih setengah hati. Ini bukan hanya masalah internal perusahaan, tetapi juga masalah keamanan dan kesejahteraan masyarakat sekitar," ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga setempat mengatakan bahwa mereka akan terus melakukan aksi penutupan akses jalan houling di kawasan industri ini hingga tuntutan mereka dipenuhi. Mereka juga meminta pihak berwajib untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban.

Hingga berita ini dirilis, pihak kepolisian Polres Morowali telah menetapkan status MK sebagai tersangka dan telah dilakukan penahanan.

Dengan situasi yang semakin memanas, kedua belah pihak diharapkan segera menemukan solusi yang adil dan bijaksana untuk menyelesaikan masalah ini.