Ironi di Jantung Pemerintahan: Galian C Ilegal Merajalela di Depan Mata Pemda Morowali

Maraknya galian C ilegal di Desa Bente, pusat Pemkab Morowali, memicu keresahan. Warga mendesak Pemda dan penegak hukum bertindak tegas secara permanen.

Sep 25, 2026 - 18:53
 0  4
Ironi di Jantung Pemerintahan: Galian C Ilegal Merajalela di Depan Mata Pemda Morowali
Lokasi Galian C Ilegal Desa Bente

BUNGKU TENGAH — Persoalan tambang galian C ilegal di Kabupaten Morowali kembali mencuat dengan fakta yang jauh lebih mengusik akal sehat. Bukan di wilayah pelosok yang sulit dijangkau, aktivitas pengerukan material secara ilegal ini justru marak terjadi di Desa Bentez sebuah wilayah yang menjadi jantung serta pusat perkantoran utama Pemerintah Kabupaten Morowali.

Pola yang terjadi di Desa Bente mencerminkan fenomena klasik yang meresahkan warga. Saat sorotan publik, pemberitaan media, atau desakan warga menguat, aktivitas pengerukan mendadak tiada dan alat berat disembunyikan.
Namun, begitu situasi meredup dan luput dari pengawasan, para pelaku kembali beroperasi secara terang-terangan.

Kondisi yang terus terjadi berulang-ulang di hadapan mata ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat Desa Bente. Publik mulai mempertanyakan komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali serta aparat kepolisian dalam menegakkan aturan pertambangan.
Pembiaran yang terkesan terus berulang menimbulkan kesan adanya impunitas bagi para perusak lingkungan. Sikap reaktif—yang hanya bertindak ketika ada sorotan dan kembali pasif saat situasi meredup—sudah tidak lagi memadai untuk meredam keresahan warga.

"Masyarakat Desa Bente lelah dengan janji penertiban musiman. Hukum harus ditegakkan secara konsisten, bukan sekadar merespons viralnya pemberitaan."

Warga mendesak agar Pemda Morowali dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah konkret yang bersifat permanen, bukan sekadar penertiban seremonial. Pengawasan melekat dan penegakan sanksi pidana yang tegas sesuai ketentuan perundang-undangan mutlak diperlukan agar eksploitasi di Desa Bente tidak terus menjadi luka menahun bagi lingkungan dan masa depan warga.

Langkah pengawasan seperti apa yang paling efektif agar aktivitas tambang ilegal di Desa Bente bisa dihentikan secara tuntas?